Hasil Racing Santander vs Barcelona, Barcelona memastikan langkah mereka ke babak perempat final Copa del Rey 2025/2026 setelah menundukkan Racing Santander dengan skor 2-0. Pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Stadion El Sardinero, Jumat (16 Januari 2026) dini hari WIB, berjalan ketat sebelum Blaugrana menunjukkan kualitasnya di paruh kedua.
Dua gol kemenangan Barcelona seluruhnya tercipta di babak kedua. Ferran Torres membuka keunggulan pada menit ke-66, sebelum Lamine Yamal menutup laga dengan gol di masa injury time. Hasil ini menegaskan konsistensi tim asuhan Hansi Flick yang tampil efektif meski harus menghadapi tekanan tuan rumah di sepanjang pertandingan.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Racing Santander, yang dilatih Jose Lopez, harus mengakhiri perjalanan mereka di Copa del Rey musim ini dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit kepada raksasa La Liga tersebut.
Babak Pertama: Racing Berani Menekan, Barcelona Kesulitan Menembus
Sejak peluit awal dibunyikan, Racing Santander tampil tanpa rasa gentar. Bermain di hadapan publik sendiri, tuan rumah langsung menekan pertahanan Barcelona dan hampir mencetak gol cepat pada menit kedua. Aritz Aldasoro melepaskan tembakan keras yang sempat berubah arah akibat defleksi pemain lawan, namun kiper Joan Garcia tampil sigap dengan menepis bola ke atas mistar.
Barcelona mencoba merespons dengan meningkatkan penguasaan bola. Blaugrana mengandalkan pergerakan cepat Lamine Yamal di sisi kanan serta kreativitas Marcus Rashford dari sektor kiri. Namun, rapatnya lini pertahanan Racing membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih.
Peluang emas Barcelona hadir pada menit ke-11. Rashford mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti, tetapi Dani Olmo gagal menyambut bola dengan sempurna meski sudah berdiri di area enam yard.
Racing tak tinggal diam. Serangan balik cepat mereka beberapa kali merepotkan pertahanan Barcelona. Pada menit ke-21, Giorgi Guliashvili berhasil melepaskan tembakan dari jarak dekat, namun kembali Joan Garcia menjadi penyelamat dengan tangkapan tenang.
Barcelona mendapatkan sejumlah situasi bola mati di sepertiga akhir lapangan. Pada menit ke-33, Yamal mencoba peruntungannya lewat eksekusi tendangan bebas, tetapi bola masih melayang tipis di atas mistar gawang.
Menjelang turun minum, kedua tim saling bertukar peluang. Rashford hampir memecah kebuntuan lewat aksi individunya, sementara Juan Carlos Arana juga sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh. Namun hingga wasit meniup peluit jeda, skor 0-0 tetap bertahan.
Babak Kedua: Efektivitas Barcelona Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, Barcelona tampil dengan intensitas yang jauh lebih tinggi. Tekanan demi tekanan diarahkan ke lini belakang Racing, memaksa tuan rumah lebih banyak bertahan.
Peluang pertama hadir pada menit ke-47 melalui aksi individu Lamine Yamal. Pemain muda tersebut menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan, namun bola masih belum menemui sasaran.
Dua menit berselang, Barcelona kembali mendapat kesempatan emas. Rashford menerima bola di dalam kotak penalti dan langsung melepaskan sepakan keras. Jokin Ezkieta menunjukkan refleks luar biasa dengan menepis bola ke sisi gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66. Berawal dari umpan terobosan brilian Fermin Lopez dari area pertahanan sendiri, Ferran Torres berhasil lolos dari jebakan offside. Dengan tenang, Torres melewati kiper sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Barcelona.
Gol tersebut membuat kepercayaan diri Barcelona meningkat drastis. Mereka lebih nyaman mengontrol tempo permainan dan memaksa Racing mengejar ketertinggalan.
Racing sempat mencetak gol balasan melalui Manex Lozano, namun euforia publik El Sardinero seketika terhenti setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.
Drama terjadi di masa injury time. Racing mendapatkan peluang emas satu lawan satu, namun Joan Garcia kembali tampil sebagai pahlawan dengan penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan timnya.
Petaka bagi Racing datang pada menit ke-90+5. Raphinha berhasil merebut bola di area berbahaya dan mengirimkan umpan matang kepada Lamine Yamal. Tanpa ragu, Yamal menuntaskan peluang tersebut menjadi gol kedua Barcelona sekaligus mengunci kemenangan 2-0.
Statistik Racing Santander vs Barcelona
Dominasi Barcelona terlihat jelas dari data statistik pertandingan:
- Tembakan: 6 – 17
- Tembakan Tepat Sasaran: 3 – 7
- Penguasaan Bola: 23% – 77%
- Operan: 130 – 641
- Akurasi Operan: 63% – 88%
- Pelanggaran: 13 – 11
- Kartu Kuning: 1 – 0
- Kartu Merah: 0 – 0
- Offside: 0 – 3
- Tendangan Sudut: 3 – 10
Statistik ini menegaskan dominasi permainan Blaugrana, terutama dalam penguasaan bola dan sirkulasi operan.
Susunan Pemain
Racing Santander (4-4-2):
Jokin Ezkieta; Mario Garcia, Manu Hernando, Javi Castro, Alvaro Mantilla; Inigo Sainz-Maza, Maguette Gueye, Aritz Aldasoro, Suleiman Camara; Giorgi Guliashvili, Juan Carlos Arana.
Barcelona (4-2-3-1):
Joan Garcia; Alejandro Balde, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Jules Kounde; Dani Olmo, Marc Bernal; Marc Casado, Marcus Rashford, Ferran Torres; Lamine Yamal.
Kesimpulan
Hasil Racing Santander vs Barcelona, Kemenangan ini menegaskan kedewasaan permainan Barcelona di bawah arahan Hansi Flick. Meski sempat kesulitan di babak pertama, efektivitas dan kualitas individu di paruh kedua menjadi pembeda. Barcelona pun pantas melangkah ke perempat final Copa del Rey dan tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara musim ini.